AnakGossip - Mungkin kamu punya teman yang pernah menjalani hubungan putus nyambung atau bisa jadi, kamu sendiri yang saja mengalaminya?
Sebuah hubungan putus nyambung mungkin sangat melelahkan bagi yang menjalaninya. Bahkan menurut studi dari University of Missouri dan University of Illinois Champagne Urbana yang dilansir Bustle, pacaran putus nyambung dapat menyebabkan gangguan mental.
Penelitian dilakukan dengan mendata lebih dari 500 pasangan. Hasilnya peneliti menemukan bahwa semakin sering putus nyambung, makin tinggi level gangguan mentalnya dalam bentuk depresi atau kecemasan.
Meski begitu, peneliti menambahkan bahwa pacaran putus nyambungg nggak melulu negatif. Bahkan nggak jarang, bisa menyadarkan seseorang betapa besar rasa sayangnya kepada pacar.
Tapi kalau terlalu sering, bisa mengganggu kestabilan emosi kamu, lho.
"Kalau emang pacarannya sering putus nyambung, cobalah cari tahu sumber masalahnya agar dapat menemukan solusi terbaik. Apakah harus menjaga hubungan, atau putus secara baik-baik," kata salah satu peneliti, Kale Monk.
Makanya, biar nggak terjebak dalam sebuah hubungan yang putus nyambung yang bisa jadi toxic, coba tentukan batasan yang jelas. Misalkan, membuat jarak antara kamu dan dia setelah putus.
Mungkin masa-masa ini bakal berat untuk dijalani. Tapi, ingatkan lagi ke diri sendiri rasa sakit saat kamu terus terjebak di pacaran putus nyambung.
Artikel asli
DEPOSIT PAKE PULSA | DEPOSIT VIA PULSA | DEPOSIT VIA OVO | DEPOSIT VIA GOPAY | DEPOSIT VIA DANA | DEPOSIT VIA TELKOMSEL | DEPOSIT VIA XL | DEPOSIT VIA AXIS | HUBUNGAN PUTUS NYAMBUNG | PACARAN PUTUS NYAMBUNG | HARI KASIH SAYANG | HARI VALENTINE | HAPPY VALENTINES DAY | GANGGUAN MENTAL | UNIVERSITY OF MISSOURI | UNIVERSITY OF ILLINOIS CHAMPAGNE URBANA | BUSTLE