Looking For Anything Specific?

header ads

Hoaks atau Fakta? Seorang Pria Asal Inggris Meminum Alkohol Agar Tetap Hidup dari Virus Corona


   AnakGossip - Sampai saat ini virus corona masih saja membuat khawatir masyarakat di seluruh berbagai negara, dan belum ada informasi untuk mencegah atau mengobatinya. Para peneliti masih saja terus mencoba menguji vaksinnya. Sejumlah pengobatan yang dilakukan selama ini hanya bersifat pendukung untuk mengurangi gejala demam, batuk, serta pilek yang dialami pasien terinfeksi virus corona.

Masyarakat yang mempunyai daya tahan tubuh yang baik, diyakini dapat melawan terinfeksinya virus corona yang dapat membuat nyawa menghilang. Akan tetapi, cara konyol justru dilakukan oleh seorang pria asal Inggris. Dia mengatasinya dengan cara meminum alkohol.

Pria asal Inggris bernama Connor Reed mengatakan dia didiagnosis terkena coronavirus di Wuhan, Tiongkok. Saat itu dia mengalami kesulitan bernapas. Setelah itu, dia hanya melawannya dengan minum segelas wiski dan madu panas.

Pria berusia 25 tahun itu telah tinggal di Tiongkok selama tiga tahun untuk mengajar bahasa Inggris. Dia sempat dirawat di Rumah Sakit selama dua pekan dan merasa cemas serta takut akan terjadi hal buruk pada dirinya.

"Saya terpana ketika para dokter mengatakan bahwa saya menderita virus corona. Saya pikir saya akan mati tetapi saya berhasil mengalahkannya," kata Connor seperti dilansir dari Mirror, Selasa, 4 Februari 2020.

"Saya menggunakan inhaler yang membantu mengendalikan batuk dan minum wiski panas dicampur madu sampai habis," tambahnya.

Dia pun menolak minum antibiotik yang dianjurkan oleh dokter. Dia tidak mau meminum obat apapun kecuali yang telah dia konsumsi. "Saya menolak minum antibiotik yang diresepkan dokter karena saya tidak mau minum obat apa pun," sebutnya.

Hanya saja, otoritas kesehatan tidak pernah menyarankan wiski dengan madu panas sebagai metode untuk menenangkan gejala-gejala tersebut. Sebab alkohol mempunyai dampak berbahaya bagi tubuh.

Pria yang berasal dari Llandudno, Inggris, mengatakan bahwa Wuhan telah menjadi kota hantu dalam beberapa pekan terakhir. Dia tertular virus dua bulan lalu. "Saya sedang cuti saat itu," ujarnya. "Wuhan menjadi kota hantu. Hampir tidak ada orang di jalan-jalan dan toko-toko kehabisan buah dan sayuran segar," tambahnya.

Obat maupun masker disebutnya langka di apotek Wuhan. Jika masyarakat di sana pergi tanpa masker, polisi akan menangkapnya. "Baru ketika saya menelepon kembali beberapa minggu yang lalu mereka mengatakan kepada saya bahwa saya terserang virus corona," katanya.

Connor mengatakan kepada The Sun bahwa dia telah memberi tahu pihak berwenang Inggris untuk mengatakan dia telah didiagnosis terkena virus corona. Pihak Inggris menawarkan evakuasi, tetapi Connor menolak.

"Inggris terus bertanya apakah saya ingin dipulangkanm saya bilang tidak. Saya akan bertahan di sini. Saya akan buktikan coronavirus dapat dikalahkan," ungkapnya.

Terkait meminum alkohol untuk mengobati virus corona, saat dikonfirmasi, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. DR. Dr. H. Ari. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, tak membenarkan cara-cara konyol menyembuhkan penyakit tersebut. Salah satunya dengan minum alkohol. Menurutnya alkohol sampai kapanpun berbahaya bagi kesehatan.

"Kalau antiseptik atau Betadine juga bisa sembuhkan luka atau virus, apakah kalian akan meminumnya agar virusnya mati? Tidak kan? Yang penting itu adalah menjaga daya tahan tubuh dengan banyak konsumsi sayur dan buah," tegasnya.

Artikel asli

DEPOSIT PAKE PULSA | DEPOSIT VIA PULSA | DEPOSIT VIA OVO | DEPOSIT VIA GOPAY | DEPOSIT VIA DANA | DEPOSIT VIA TELKOMSEL | DEPOSIT VIA XL | DEPOSIT VIA AXIS |
CORONA VIRUS | VIRUS CORONA | VIRUS KORONA | NOVEL CORONAVIRUS | 2019-nCoV | WUHAN | TIONGKOK | CHINA | THAILAND | MALAYSIA | SINGAPURA | TAIWAN | HONGKONG | JEPANG | MACAU | SYDNEY | KOREA SELATAN | AMERIKA SERIKAT | VIETNAM | PRANCIS | AUSTRALIA | NEPAL